
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Alloh Swt Tuhan Yang Maha Esa, berkat Rakhmat-Nya, maka buku ini dapat disusun dan diterbitkan. Buku ini merupakan buku kedua hasil kerja sama Laboratorium Politik Lokal dan Otonomi Daerah (Labpolotda) JIP FISIP Universitas Lampung dengan Penerbit Pusaka Media (Aura Group). Didukung pula oleh Lampung Heritage Society, dan Para Mitra. Sebelumnya, Medio April 2020 telah terbit buku berjudul “Disrupsi Pemerintahan & Politik Era 4.0 (Catatan Akademisi FISIP Universitas Lampung)”.
Buku kedua ini lahir dengan beberapa alasan, pemikiran dan tujuan sederhana. Pertama, Pandemi covid-19 dewasa ini, dalam sejarah mirip virus global yang juga pernah melanda nusantara di tahun 1918-1920 yang dikenal dengan virus Spanyol. Jutaan manusia konon meninggal. Tapi bagaimana gambaran peristiwa tersebut terjadi dan berangsur hilang sulit kita temui dalam sebuah buku yang ditulis bersama oleh generasi nusantara 1918-1920. Kita maklum karena zaman itu terbatas dalam tingkat pendidikan bangsa dan teknologi informasi serta nusantara masih dalam era penjajahan asing.
Kedua, Bangsa yang besar dan mampu berdaya saing adalah mereka yang mampu mencatat dinamika sejarah, kembali belajar dari capaian masa lalu. Kita tentu ingin generasi mendatang tidak mengalami kesulitan seperti sekarang. Oleh karena itu generasi yang hidup di 2020 harus mewarisi catatan dan pesan bagaimana menghadapi covid-19 dan dinamikanya di nusantara serta pengalaman mancanegara. Ketiga, Kampus Universitas Lampung yang memiliki motto ”Berkarya, Bersinergi, dan Berinovasi demi Negeri”, dimana melalui Labpolotda merasa terpanggil untuk bersinergi dan berkarya melalui penyusunan dan penerbitan buku bunga rampai sederhana ini. Keempat, tema Covid-19 dan Disrupsi Tatanan Sosial, Budaya, Ekonomi, Politik dan Multi disodorkan karena krisis kesehatan berdampak ke aneka perubahan atau dinamika sosial, budaya, ekonomi, politik dan multi dimensi. Jadi covid-19 mesti dilihat dari multi perspektif dan tanggungjawab atau kepedulian semua lapisan epistemic community.
Alhamdulillah, sejak pengumuman undangan menulis April dan hingga Agustus 2020, berbagai pihak mulai mengirimkan sinopsis, abstrak, essay full, tapi banyak yang belum lengkap dan minta waktu. Tim Editor juga mengundang khusus beberapa penulis. Mereka yang mengirim naskah mulai dari mahasiswa, guru, dosen, guru besar, jurnalis, aktivis dan diaspora. Tim Editor melonggarkan cara penulis menterjemahkan essay: ada yang disusun ringan, ada yang disusun serius seperti laporan penelitian, laporan pengabdian, makalah, dan puisi-puisi.
Pandemi Covid-19 ini tidak tahu persis kita kapan akan berakhir. kita, sebagai keluarga, bangsa, dan negara, seperti memasuki taman labirin (maze). Bergerak di dalam taman labirin dengan berbagai kemungkinan bisa terjadi : tersesat, berputar di dalam (zona hijau, zona kuning, zona merah), masuk jebakan (zona hitam), atau berhasil menuju pintu ke luar. Filusuf umumnya berpesan bijak bahwa untuk melalui maze atau labirin persoalan kita mesti memiliki bekal: keyakinan, pengetahuan (catatan kearifan lokal, nasional dan pelajaran global), usaha, sabar, dan doa. Sehamparan artikel di dalam buku ini berusaha menyentuh permukaan itu semua.
Terima kasih kepada Rektor Universitas Lampung, Dekan FISIP Unila, Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan, penerbit, tim editor. Terutama terima kasih kepada para penulis, para mitra yang sudah bersusah payah menulis, memberikan catatan, pengamatan analisa, kritik, gagasan, pesan, motivasi, doa dankeyakinan bahwa Covid-19 lambat atau cepat akan berlalu dengan
ikhtiar manusia, doa, dan kehendak Tuhan Yang maha Esa.
Aamiin.
Semoga buku sederhana ini bermanfaat.
Labpolotda JIP FISIP
Ketua
Budi Harjo, S.Sos, MIP
